Wednesday, 31 August 2016




Di bawah pohon bersenandung dengan gitar sangatlah enak  , apalagi ditemani dengan teman ataupun pacar. Senandung yang dimainkan untuk menemani waktu kosong hingga matahari jatuh ke laut , jatuh untuk mengatakan selamat malam . Senandung tersebut diciptakan oleh Febry Rufiandhy dan Aditya Sidhi , dua orang inilah yang menciptakan lagu bergenre Indie-Akustik yang sangat membuat damai para pendengarnya . Mereka berdua kerap dipanggil dengan julukan Senar Senja dimana senar mengartikan dawai yang berbunyi dan senja berarti waktu setiap performa mereka . Senar Senja terbentuk pada tahun 2010 dan akhirnya pada tahun 2012 mereka baru menata karier di dunia musik Indonesia . Karya mereka sudah banyak digemari oleh para pecinta musik di Indonesia meskipun Senar Senja baru mengeluarkan album pertama yang berjudul “Bersenjagurau” pada tahun 2015 .

Ciri khas dari Senar Senja itu tersendiri adalah lirik dan petikan gitar yang membuat para pendengar tersihir menjadi tenang . Lagu – lagu yang telah diciptakan sangat enak untuk didengar dan enak untuk dimainkan juga . Mengapa enak untuk didengar dan dinyanyikan ? Karena di setiap lagu memiliki makna tersendiri yang membuat para pendengar tersihir untuk jadi rileks. Seperti di lagu “Dialog Hujan” di dalam lagu ini terdapat kata – kata yang membuat orang baper , contoh di lirik “Hanya kata , hanya prasangka yang terpendam di dalam .. Dialog .. Hujan” . Terbawalah perasaan ketika mendengar maupun menyanyikan lagu ini . Selain liriknya yang bikin terbawa perasaaan , lirik di dalam lagu senar senja sangatlah puitis yang membuat orang – orang merasakan hal yang berbeda dari musisi lainnya .
Senar Senja sering membawakan lagu – lagu mereka dengan gaya mereka sendiri seperti dibawakan di dalam loteng , taman , kebun , atap gedung , dan masih banyak lagi . Banyak orang mungkin berpikir bahwa Senar Senja sama dengan musisi lainnya yang menciptakan lagu cinta , memang benar Senar Senja menciptakan lagu cinta akan tetapi dikemas dengan car yang berbeda . Seperti di dalam lagu “Menua Berdua”  Senar Senja menciptakan sesuatu yang baru dimana musik bertemakan cinta dibawakan dengan alunan musik yang bertempokan rada cepat dan gembira , inilah yang tidak ditemukan dari musisi – musisi Indonesia lainnya .
Album yang dirilis pada 3 Oktober 2015 ini telah terjual laku beratus – ratus keping cd maupun online di pasar musik Indonesia maupun internasional. Performa Senar Senja tidak hanya di Jakarta atau luar kota lainnya , akan tetapi di beberapa festival internasional juga diikuti seperti “International Samaa’ Music Festival”  di Cairo , Mesir . Album yang memilki delapan buah lagu ini telah dirilis di iTunes , Gogle Play , Amazon.com , dll  . Album ini diciptakan bukan hanya semata – mata melainkan untuk para pendengar dan penikmat musik di Indonesia .

0 comments:

Post a Comment